FOTO MIYABI|MARIA OZAWA "MENCULIK MIYABI" INDONESIA
Maria Ozawa aka Miyabi will come to Indonesia, like the lack of artists only. Or is because they feel the quality of the writing is not so famous ride from this Japanese Porn Star filmya entitled to Menculikk Miyabii sells in the market.
Maria Ozawa aka Miyabi is a hot film artist from Japan who successfully follow in the footsteps senior, Carera Asia has retired from the world of pornographic movies. Maria Ozawa is now the most sought after artists and popular among artists other heat in Asia.
Miyabi's success in the world 'slime' could not be separated from his desire to be successful women. Although in some occasions the interview he admitted it difficult to pornographic scenes with men who are not known.
Like, artists and movie stars other Japanese hot, Maria Ozawa joined in a specialist production house pornographic films or commonly called AV. Last few years Miyabi was in a specialist production house sex violence such as rape and sexual harassment.
Maria Ozawa beautiful face obtained from a combination of the original beauty of Japanese mothers with Mr. derived from French and Canadian descent.
Maria Ozawa was educated at the International School makes a broad and her social English skills to be better.
The most favorite hobby is playing hockey, every day he played hockey disekolahnya. Maria Ozawa also loves to cook, and play games Playstasion in his room.
Maria Ozawa Miyabi often on call at birth in Hokkaido, Japan on January 8, 1986. With 1.62 meters in height and 48 kg weight makes it look beautiful and innocent.
At the age of 13 years, she was a lover of the color Pink has his first sexual experience. At that time he had sex with her boyfriend first 4 years older than she. Of note in his personal blog age of 19, Maria Ozawa has done with 6 men, four of which were his girlfriend.
At that age, Maria Ozawa has mastered the 48 sexual positions he learned from adults who bought the magazine itself.
Cewe montok telanjang bugil di kamar dengan malu-malu ingin banget bisa memamerkan montok tubuh gadis cantik dengan rambut pirang ini. Cewek montok yang tidak mau menampilkan wajah ayu cantiknya ini hanya mau memperlihatkan susu montok miliknya yang masih kecang dan keras tidak seperti toket cewek bispak yang kadang sudah kendor dan tidak menarik lagi. Ada juga cewek bispak jakarta yang punya toket gede besar tapi masih keras dan padat.
Cewek montok ini sering diintip oleh teman kost cowoknya ketika ada hiburan gratis cewek bugil di kost yang mungkin jarang-jarang bisa ditemukan. Mungkin saja karena cewek butuh kontol ini hanya bisa berbugil ria di depan cermin kamar kostnya karena malu kalo harus bugil di depan cowok secara langsung padahal dia adalah cewek butuh kontol yang sangat menggebu-gebu dan bingung harus mencari cowok mana yang mau menemani tidur indahnya karena cewek cantik ini malu untuk memilih sembarang orang.
Ketika cewek ganti baju ini tidak sadar tubuh indahnya yang seksi dan montok banget dengan pantat yang bahenol dan amboi nikmatnya ini sebenarnya sedang intip oleh banyak cowok. Dan kamu jangan memandang dia sebagai cewek gituan karena gadis cantik ini pasti bakal menolak diajak ml dengan orang belum dekat dengan dirinya. Begitu pun dengan cewek indonesia jilbab bugil yang dalam keseharian cewek jilbab bugil tidak mungkin dilakukan di depan umum karena bisa-bisa dianggap sebagai orang gila walaupun pasti banyak mata cowok yang memelototinya. Bila dicermati lebih dekat lagi cewek jilbab bugil indonesia juga banyak tersebar di berbagai media terutama internet di blog dewasa yang kadang memuat dan menampilkan cewek jilbab bugil indonesia yang syur. Kadang juga ada yang suka melihat cewek jilbab indonesia bugil seperti melihat cewek masturbasi yang juga suka diintip cowok iseng.
Cewek montok yang cantik jelita dan ayu rupawan dengan kulit putih bersih dan rambut hitam legam panjang terurai yang makin menambah pesona gadis dengan tubuh seksi bohai bahenol dan montok ini. Banyak sekali bertebaran foto cewe montok seperti yang sekarang kamu lihat ini. Bukan cuma itu saja, kamu juga bisa menikmati sambil berfantasi dengan melihat foto bugil wanita montok yang tersaji dengan apik dan jelas buat kamu pengunjung setia blog pemuas nafsu bagi orang dewasa ini. Gadis montok jakarta ini tidak malu-malu dan segan lagi untuk berpose dengan penuh gairah untuk membangkitkan gejolak birahi yang tak pernah luntur.
Foto bugil wanita montok yang sebenarnya dalam keseharian adalah gadis jilbab montok ini tidak tau kalo kamu berhasil melihat keindahan tubuhnya dan dijamin kamu pasti langsung ngaceng abis. Dari jilbab montok yang dipakainya, wanita cantik muda ini tidak bisa menyembunyikan bodi montoknya yang tercetak jelas dari celana jins yang dikenakan dan kaos ketat yang menampakan toket montoknya.
Cewek muda abg yang juga dijuluki sebagai gadis daun muda ini punya toket montok yang belum pernah tersentuh oleh remasan jari cowok iseng manapun. Seperti yang kamu saksikan pada gambar toket gede milik cewek manis ini, kamu pasti akan terkesima dan ingin segera meremas buah dada yang masih ranum ini sambil menjilati dan mengulum puting susu muda milik cewe montok ini.
Gadis montok Jakarta ini tidak sungkan-sungkan untuk melepas semua baju hitam yang dipakainya agar bugil indah tubuhnya dapat dinikmati mata nakal para cowok dan membuat penis kontol cowok jadi tegang keras dan cewek bahenol ini berharap dapat menemukan cowok yang punya kontol gede besar dan panjang serta dapat memuaskan nafsu birahinya yang menggelegak.
Lihat dengan lebih seksama gambar toket gede milik gadis yang biasanya menggunakan jilbab montok ini. Pada gambar toket besar/gede selengkapnya nanti kamu bisa merasakan bagaimana toket gede jablay ini emang bener-bener pengen diremas-remas buah dada payudara montoknya dengan remasan yang mesra namun mesum. Nah kalo kamu kebetulan lagi pengen ngentot cewek, ngewe ml senggama bersetubuh saja dengan gadis manis cantik ini.
Wanita cantik anggun dengan bibir sensual menggairahkan ini tampil telanjang bulat bugil di dalam kamar hotel yang selalu menjaga privasi para tamu pengunjungnya. Dalam foto bugil wanita montok ini tanpa malu-malu lagi memamerkan seluruh lekukan tubuh bohai semoknya dari belahan memek indahnya yang ditumbuhi jembut hitam tebal, kaki mulusnya yang jenjang juga betis yang seperti bunting padi. Gambar wanita bugil yang memakai jilbab yang biasa kamu lihat pada foto cewek jilbab bugil Indonesia atau pun cewek yang biasa memakai kaos ketat dengan celana jeans ketat yang menampilkan dengan jelas dan gamblang lekuk buah pantat yang bulat seperti pada foto pantat sintal ini.
Foto bugil wanita montok yang sedang kamu lihat ini merupakan hasil pemotretan cewek frustasi karena ditinggal cowoknya yang selingkuh menduakan cintanya. Semuanya bermula ketika cowok kekasih hatinya ini kedatangan teman kampusnya cewek-cewek cantik seksi dan bahenol di dalam kamar kostnya yang sepi dan akhirnya para gadis seksi ini melepas semua baju celana CD celana dalam sampai Bra BH kutang pun turut ditanggalkan dalam kost bugil. Itulah kenapa sekarang banyak mahasiswi yang melakukan hubungan seks pra nikah atau sebelum married.
Dalam kumpulan foto bugil Indonesia ini kamu bisa menikmati sajian gambar telanjang wanita Indonesia dari yang kurus, gemuk bugil, sedang sampai dengan cewek seksi bohai dengan toket gede jablay yang menantang tangan nakal kamu untuk bisa meremas buah dada yang menggantung menggoda dengan puting susu yang merah muda kecoklatan.
Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia
Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia.
a. Sejarah Perjuangan Bangsa.
Perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan dilanjutkan dengan era merebut dan mempertahankan kemerdekaan sampai dengan era mengisi kemerdekaan, menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya. Kondisi dan tuntutan yang berbeda tersebut ditanggapi oleh bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan nilai-nilai semangat kebangsaan kejuangan yang senantiasa tumbuh dan berkembang yang dilandasi oleh jiwa, tekad dan semangat kebangsaan. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mendorong proses terwujudnya NKRi dalam wadah Nusantara.
b. Era Sebelum Penjajahan.
Sejak tahun 400 Masehi sampai dengan tahun 1617, kerajaan-kerajaan yang ada di Bumi Persada Nusantara adalah kerajaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Kediri, Singasari, Majapahit, Samudera Pasai, Aceh, Demak, Mataram, Goa dan lain-Iainnya, merupakan kerajaan-kerajaan yang terbesar di seluruh Bumi Persada Nusantara. Nilai yang terkandung pada era sebelum penjajahan adalah rakyat yang patuh dan setia kepada rajanya membendung penjajah dan menjunjung tinggi kehormatan dan kedaulatan sebagai bangsa monarchi yang merdeka di bumi Nusantara.
c. Era Selama Penjajahan.
Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa asing mulai tahun 1511 sampai dengan 1945 yaitu bangsa Portugis, Belanda, inggris dan Jepang. Selama penjajahan peristiwa yang menonjol adalah tahun 1908 yang dikenal sebagai Gerakan Kebangkitan Nasional Pertama, yaitu lahirnya organisasi pergerakan Budi Utomo yang dipelopori oleh Dr. Sutomo Dan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Dan 20 tahun kemudian pada tanggal 28 Oktober 1928 ditandai dengan lahirnya Sumpah Pemuda sebagai titik awal dari kesadaran masyarakat untuk berbangsa Indonesia, dimana putra putri bangsa Indonesia berikrar : “BERBANGSA SATU, BERTANAH AIR SATU, DAN BERBAHASA SATU : INDONESIA”. Pernyataan ikrar ini mempunyai nilai tujuan yang sangat strategis di masa depan yaitu persatuan dan kesatuan Indonesia. Niiai yang terkandung selama penjajahan adalah Harga diri, solidaritas, persatuan dan kesatuan, serta jati diri bangsa.
d. Era Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan.
Dimulai dari tahun 1942 sampai dengan tahun 1949; dimana pada tanggal 8 Maret 1948 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang me!alui Perjanjian Kalijati. Selama penjajahan Jepang pemuda ¬pemudi Indonesia dilatih dalam olah kemiliteran dengan tujuan untuk membantu Jepang memenangkan Perang Asia Timur Raya. Pelatihan tersebut melalui Seinendan, Heiho, Peta dan lain-lain, sehingga pemuda Indonesia sudah memiliki bekal kemiliteran. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu disebabkan dibom atomnya kota Hirosima dan Nagasaki. Kekalahan Jepang kepada Sekutu dan kekosongan kekuasaan yang terjadi di Indonesia digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para pemuda Indonesia untuk merebut kemerdekaan. Dengan semangat juang yang tidak kenal menyerah yang dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta keikhlasan berkorban telah terpatri dalam jiwa para pemuda dan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaannya, yang kemudian diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Soekarno-Hatta. Setelah merdeka bangsa Indonesia harus menghadapi Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia dengan melancarkan aksi militernya pada tahun 1948 (Aksi Militer Belanda Pertama) dan tahun 1948 (Aksi Militer Belanda Kedua), dan pemberontakan PKI Madiun yang didalangi oleh Muso dan Amir Syarifuddin pada tahun 1948. Era merebut dan mempertahankan kemerdekaan mengandung nilai juang yang paling kaya dan lengkap sebagai titik kulminasinya adalah pada perang Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Nilai-nilai kejuangan yang terkandung dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan ‘adalah sebagai berikut :
1. Nilai kejuangan relegius (iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa).
2. Nilai kejuangan rela dan ikhlas berkorban.
3. Nilai kejuangan tidak mengenal menyerah.
4. Nilai kejuangan harga diri.
5. Nilai kejuangan percaya diri.
6. Nilai kejuangan pantang mundur.
7. Nilai kejuangan patriotisme.
8. Nilai kejuangan heroisme.
9. Nilai kejuangan rasa senasib dan sepenanggungan.
10. Nilai kejuangan rasa setia kawan.
11. Nilai ke juangan nasionalisme dan cinta tahah air
12. Nilai kejuangan persatuan dan kesatuan.
e. Era Mengisi Kemerdekaan.
Pada awal mengisi kemerdekaan timbul berbagai masalah antara lain timbul pergantian kabinet sebanyak 27 kali dan terjadinya berbagai pemberontakan-pemberontakan’i seperti : DIITII, APRA, RMS, Andi Azis, Kahar Muzakar, PRRI/Permesta, dan lain-lain serta terjadinya berbagai penyimpangan dalam penyelenggaraan negara sehingga timbul Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 untuk kembali pada UUD 1945, penyimpangan y’ang sangat mendasar adalah mengubah pandangan hidup bangsa Indonesia Pancasila menjadi ideologi Komunis, yaitu dengan meletusnya peristiwa G30S/PKI. Peristiwa ini dapat segera ditumpas berkat perjuangan TNI pada waktu itu bersama-sama rakyat, maka lahir Orde Baru yaitu kembali kepada tatanan kehidupan yang baru dengan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara mumi dan konsekuen. Selama Orde Baru pembangunan berjalan lancar, tingkat kehidupan rakyat perkapita naik, namun penyelenggaraan negara dan rakyat bermental kurang baik sehingga timbul korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) mengakibatkan krisis keuangan, krisis ekonomi dan krisis moneter serta akhimya terjadi krisis kepercayaan yang ditandai dengan turunnya Kepemimpinan Nasional, kondisi tersebut yang menjadi sumber pemicu terjadinya gejolak sosial. Kondisi demikian ditanggapi oleh mahasiswa dengan aksi-aksi dan tuntutan “Reformasi”, yang pada hakekatnya reformasi adalah perubahan yang teratur, terencana, terarah dan tidak merubah/menumbangkan suatu yang sifatnya mendasar Nilai yang terkandung pada era mengisi kemerdekaan adalah semangat dan tekad untuk mencerdaskan bangsa, mengentaskan kemiskinan dan memerangi keterbelakangan, kemandirian, penguasaan IPTEK serta daya saing yang tinggi berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 sehingga siap menghadapi abad ke-21 dalam era globalisasi.
Dari uraian tersebut diatas bahwa sejarah perjuangan bangsa memiliki peranan dalam memberikan kontribusi niJai-niiai kejuangan bangsa dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan untuk tetap utuh dan tegaknya NKRI yaitu SATU INDONESIA SATU.
Proses Bangsa Yang Menegara.
Proses bangsa menegara adalah suatu proses yang memberikan gambaran tentang bagaimana terbentuknya bangsa, di mana sekelompok manusia yang ada di dalamnya merasakan sebagai bagian dari bangsa dan terbentuknya negara merupakan organisasi yang mewadahi bangsa serta dirasakan kepentingannya oleh bangsa itu, sehingga tumbuh kesadaran untuk mempertahankan tetap tegak dan utuhnya negara melalui upaya Bela Negara. Dalam rangka upaya Bela Negara agar dapat terlaksana dengan baik apabila tercipta pola pikir, sikap dan tindak/perilaku bangsa yang berbudaya sebagai dorongan/motivasi adanya keinginan untuk sadar Bela Negara sebagai berikut : Bangsa Yang Berbudaya, artinya bangsa yang mau melaksanakan hubungan dengan penciptanya “Tuhan” disebut Agama; Bangsa Yang Mau Berusaha, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut Ekonomi; Bangsa Yang Mau Berhubungan Dengan lingkungan, berhubungan sesamanya dan alam sekitarnya disebut Sosial; Bangsa Yang Mau Berhubungan Dengan Kekuasaan, disebut Politik; Bangsa Yang Mau Hidup Aman Tenteram dan Sejahtera, berhubungan dengan rasa kepedulian dan ketenangan serta kenyamanan hidup dalam negara disebut Pertahanan dan Keamanan.
Pada zaman modern adanya negara lazim_ya dibenarkan oJeh anggapan-anggapan atau pandangan kemanusiaan. Demikian pula halnya menurut bangsa Indonesia, sebagaimana dirumuskan di dalam Alinea Pertama Pembukaan UUD 1945, adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia ialah karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa sehingga penjajahan, yang bertentangan dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan harus dihapuskan. Apabila “dalil” inj kita analisis secara teoritis, maka hidup berkelompok “baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seharusnya tidak mencerminkan eksploitasi sesama manusia (penjajahan) harus berperikemanusiaan dan harus berperikeadilan. Inilah teori pembenaran paling mendasar dari pada bangsa Indonesia tentang bernegara. Hal yang kedua yang memerlukan suatu analisa ialah bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, mengapa dalam penerapannya sering timbul pelbagai ragam konsep bernegara yang kadang-kadang dapat saling bertentangan. Perbedaan konsep tentang negara yang dilandasi oleh pemikiran ideologis adalah penyebab utamanya, sehingga perlu kita pahami filosofi ketatanegaraan tentang makna kebebasan atau kemerdekaan suatu bangsa dalam kaitannya dengan ideologinya. Namun di dalam penerapannya pada zaman modern, teori yang universal ini didalam kenyataannya tidak diikuti orang. Kita mengenal banyak bangsa yang menuntut wilayah yang sama, demikian pula halnya banyak pemerintahan yang menuntut bangsa yang sama. Orang kemudian beranggapan bahwa pengakuan dari bangsa lain, memerlukan mekanisme yang memungkinkan hal tersebut adalah lazim disebut proklamasi kemerdekaan suatu negara.
Perkembangan pemikiran seperti ini mempengaruhi pula perdebatan di dalam PPKI, baik didalam membahas wilayah negara maupun di dalam merumuskan Pembukaan UUD 1945 yang sebenarnya direncanakan sebagai naskah Proklamasi. Oleh karena itu merupakan suatu kenyataan pula bahwa tidak satupun warga negara Indonesia yang tidak menganggap bahwa terjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah pada waktu Proklamasi 17 Agustus 1945, sekalipun ada pihak-pihak terutama luar negeri yang beranggapan berbeda dengan dalih teori yang universal….
1 RESIKO USAHA
Dalam menjalankan kegiatan pembangunan dan pengembangan usaha tentunya
akan menghadapi beberapa resiko yang dapat mempengaruhi hasil usahanya
yang apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya. Diantara
resiko usaha tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun
eksternal perusahaan.
* Resiko Internal Usaha
Dalam menjalankan usaha setiap
perusahaan memerlukan perangkat untuk mendukung jalannya usaha tersebut
diantaranya adalah sumberdaya berupa modal dan personil yang handal
sesuai dengan kebutuhan. Selain itu juga diperlukan peraturan baku (SOP)
yang memuat kewajiban dan hak-hak karyawan, sehingga dapat
mengantisipasi peluang terjadinya kesalah pahaman antara pihak manajemen
perusahaan dengan para karyawannya.
* Resiko Eksternal Usaha
a) Resiko Buyer/Supplier
Dalam melakukan pemasaran hasil produksi perusahaan harus lebih
berkonsentrasi kepada kwalitas layanan dan selalu melakukan kegiatan
peningkatan kualitas dan kontinuitas kepada buyer potensial yang menjadi
pelanggan perusahaan.
b) Resiko Perekonomian
Faktor resiko yang berasal dari luar kegiatan usaha antara lain
disebabkan oleh kondisi ekonomi, sosial dan politik baik lokal, nasional
maupun internasional dapat berakibat kurang baik terhadap dunia usaha
pada umumnya. Memburuknya kondisi perekonomian akan dapat mengakibatkan
daya beli masyarakat menurun, disamping kondisi ekonomi makro juga cukup
berpengaruh terhadap volume kegiatan usaha
c) Resiko Perkembangan Teknologi
Kemajuan teknologi yang pesat dapat membantu pihak pengelola dalam hal
peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Selain masalah produksi,
maka masalah ketepatan waktu pasokan dan kecepatan pelayanan dapat
memberi kepuasan bagi para konsumen. Apabila pihak produsen kurang
memanfaatkan perkembangan teknologi, maka secara tidak langsung akan
mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi, yang pada akhirnya akan
kalah dalam bersaing di pemasaran.
d) Resiko Penghentian Ijin Usaha
Persyaratan perijinan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi oleh
perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan usaha. Hal ini berhubungan
dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengusaha dalam menjalankan
usahanya dan perlindungan terhadap hak-hak konsumen. Apabila perusahaan
melakukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku maka terdapat
kemungkinan sebagian atau seluruh ijin usaha perusahaan dapat dibekukan
sementara, ataupun dicabut sehingga dapat menghambat dan atau
mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. Hal ini bisa saja terjadi
apabila perusahaan lalai dalam hal mengelola perijinan usahanya.
e) Resiko Persaingan Usaha
Setiap usaha tidak terlepas dari persaingan bisnis dengan perusahaan
lainnya yang bergerak pada bidang yang sama. Dalam hal ini setiap bidang
usaha harus lebih mempertimbangkan masalah kualitas atau standar produk
yang ditawarkan, ketepatan waktu supplier dan tingkat harga yang
ditawarkan dipasaran.
f) Resiko Perubahan Peraturan dan
Kebijakan Pemerintah
Setiap usaha berhubungan dengan konsumen dan produsen yang mensupplai
kebutuhan usahanya. Dalam menjaga hubungan itu pemerintah mengatur
melalui berbagai peraturan. Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi
peraturan-peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah dapat
mempengaruhi pelaksanaan kegiatan produksi dan pemasarannya, yang pada
akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Disamping itu, perubahan
peraturan atau kebijakan pemerintah yang secara langsung maupun tak
langsung berkaitan bidang usaha bagi konsumen akhir dapat mempengaruhi
kegiatan usaha perusahaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi
pendapatan perusahaan.
g) Resiko Tidak Tercapainya Target
Proyeksi
Bila proyeksi produksi dan penerimaan yang dibuat tidak tercapai, maka
akan berakibat kepada kemampuan perusahaan dalam memberikan return
(pengembalian) kepada investor maupun kepada pemegang saham serta
keterlambatan dalam melunasi kewajiban pinjamannya sesuai dengan jadwal.
2 RESIKO LINGKUNGAN USAHA
Evaluasi dan Penanganan Dampak Lingkungan
Lingkungan hidup sesungguhnya merupakan suatu sistem yang sangat
kompleks dan berbagai faktor, seperti faktor fisik, kimiawi, biologis,
sosial, ekonomi dan budaya. Berbagai jenis tindakan manusia terhadap
lingkungan tersebut dapat melahirkan dampak Iingkungan yang kompleks
pula, Terutama bidang usaha yang mempunyai hubungan timbal balik dengan
lingkungan fisik (ekosistem) diantara dua atau lebih faktor-faktor
lingkungan. Dengan demikian patut diperhatikan bahwa pada setiap
aktifitas kegiatan pembangunan, baik berupa pemeliharaan, dan upaya
menjalin keserasian hubungan timbal balik, khususnya antara manusia
dengan sumber daya alam berikut lingkungan hidupnya tidak dapat
diabaikan begitu saja.
Sejalan dengan itu, tentunya setiap bidang usaha perlu melakukan
kegiatan fisik sewaktu melakukan kegiatan operasional. Agar tidak
menyebabkan terjadi perusakan lingkungan maka kegiatan usaha hendaknya
tetap diarahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, antara lain:
a. Kegiatan usaha yang direncanakan akan
tetap disesuaikan dengan ketentuan yang sudah disetujui oleh instansi
pemerintah yang terkait.
b. Dampak kelestarian hubungan ekosistem
yang serasi dan seimbang antara manusia sebagai pengguna sumber daya
alam dengan lingkungannya, yang menyediakan sumber daya yang memiliki
serba keterbatasan, baik menurut jenisnya, kualitas dan kuantitasnya.
c. Evaluasi penanganan dampak lingkungan
ini akan memberikan gambaran bagi upaya pemecahan masalah yang mungkin
timbul sebagai akibat dari kegiatan proyek, yaitu melalui pemahaman
secara menyeluruh terhadap hubungan antara manusia dengam alam
lingkungan hidupnya.
Adapun hasil pengevaluasian terhadap
penanganan dampak lingkungan adalah dimaksudkan untuk:
a) Dapat diketahui seberapa besar pengaruh dampak yang akan ditimbulkan
sehubungan dengan kegiatan proyek yang akan direncanakan.
b) Mampu memberi masukan mengenai cara-cara terbaik untuk memperkecil
pengaruh dampak lingkungan seandainya hal tersebut sukar atau tidak
dapat dihindari.
c) Besarnya dampak lingkungan yang ditimbulkan tersebut akan dapat
diperkirakan, sehingga langkah-langkah pencegahan sedini mungkin dapat
dilakukan, termasuk pengendalian elemen-elemen yang mendorong proses
percepatan kegiatannya.
Selanjutnya dengan cara pengendalian
tersebut akan dapat dimanfaatkan hasilnya dalam perencanaan berikutnya,
bahan sebagai acuan atau pedoman didalam melakukan tahapan operasional
serta pada tahap pengelolaan kegiatanya, yaitu:
a) Mampu memberikan informasi kepada masyarakat sedini mungkin, baik
yang bermukim disekitar wilayah kegiatan usaha, agar hal tersebut perlu
dipahami secara umum.
b) Mampu mengajukan tanggapan bahwa pengajuan saran/usulan pencegahan
bagi kemungkinan terjadinya dampak lingkungan yang lebih besar dari
akibat kegiatan operasional usaha.
c) Kesemuanya itu kemudian dijadikan sebagai suatu cara atau isyarat
pemberi tanda bahaya, yang secara tepat dan pasti dapat menentukan bobot
dampak lingkungan yang paling mengancam terhadap lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian evaluasi penanganan dampak lingkungan akan mencakup
mengenai elemen analisa dampak, yang menggambarkan kemungkinan yang akan
timbul akibat kegiatan usaha tersebut. Mencakup prakiraan dampak
berikut alternatif penanganan, arah pedoman pemecahan masalah, berikut
pencegahan dampak yang bersifat merugikan menurut tingkat intensitas
kejadiannya.
Mengingat kedudukan dan kegiatan usaha,
maka perlu dilakukan identifikasi lingkungan secara tersendiri sebab
setiap lingkungan usaha adalah merupakan suatu lingkungan alam yang
terdiri dari unsur alam dan manusia berada didalamnya. Hubungan di
antara keduanya akan terjadi interaksi yang sangat kuat dan membentuk
suatu sistem ekologis.
Demikian juga dengan dikembangkannya usaha di atas, berarti akan terjadi
suatu perubahan/penambahan kegiatan baru yang secara langsung dan tak
langsung akan turut mempengaruhi kegiatan fisik, sosial, ekonomi dan
budaya masyarakat yang ada disekitarnya.
Untuk itu perlu dilakukan penelaahan terhadap dampak negatif yang
mungkin timbul karena adanya kegiatan usaha yang terjadi, baik langsung
maupun tak langsung dan segi fisik, juga dampak sosial ekonomi dan
budaya. Sehingga, hal tersebut tentunya perlu pembahasan masalah
elemen-elemen analisa dampak lebih lanjut.
MATERI PEMBELAJARAN
Pengambilan risiko adalah hal yang prinsip dan wajar dalam merealisasikan potensi sendiri sebagai wirausaha. Para wirausaha pada umumnya menyukai pengambilan risiko usaha karena ingin berhasil di dalam mengelola usaha atau bisnisnya. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kendala akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian akan masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang.
A. PENGERTIAN RISIKO
Risiko adalah sesuatu yang selalu dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya sesuatu yang merugikan yang tidak terduga dan tidak diharapkan.
Pendapat lain mengatakan bahwa risiko adalah kegagalan atau ketidakberhasilan dalam menangkap peluang usaha. Bentuk risiko usaha itu dapat berupa kerugian financial dan pengalaman buruk. Dari risiko usaha ini seorang wirausahawan dapat memperbaiki diri dengan cara belajar lagi dengan cara-cara baru, gigih, ulet dan kerja keras agar dapat meraih keberhasilan. Sedangkan karakteristik risiko itu sendiri adalah :
1. Risiko adalah sesuatu ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa.
2. Risiko adalah ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan kerugian.
Hasil yang dicapai dari suatu kegiatan jarang sekali dapat diramalkan dengan hasil yang sempurna. Pada umumnya terjadi penyimpangan, biarpun kecil. Risiko selalu terjadi bila keputusan yang diambil menggunakan criteria peluang (decision under risk) atau criteria ketidakpastian (decision under uncertainly). Pada umumnya untuk risiko menghitung dipakai nilai yang diperkirakan (expected value) atau angka penyimpangan (variance).
Bagi seorang wirausaha, menghadapi risiko adalah tantangan karena mengambil risiko berkaitan dengan kreativitas dan inovasi serta merupakan bagian penting dalam mengubah ide menjadi karyawan.
Pengambilan risiko adalah hal yang hakiki dan wajar dalam merealisasi potensi diri sebagai wirausaha. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kesadaran akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian untuk masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang. Sebagai seorang wirausaha harus sadar bahwa pertumbuhan usaha di masa yang akan datang merupakan hasil keuntungan peluang usaha masa sekarang dan dalam pengambilan risiko untuk mencapai tujuan usaha atau bisnis.
Jika dalam berwirausaha tidak bersedia mengambil risiko, maka mereka tidak akan pernah dapat mewujudkan bakat berwirausaha dan semangat kewirausahaan.
B. MACAM-MACAM RISIKO
Bermacam-macam risiko yang mungkin terjadi dalam suatu kegiatan usaha, yaitu :
1. Risiko Teknis (Kerugian)
Risiko ini terjadi akibat kurang mampunya manajer atau wirausaha dalam mengambil keputusan risiko yang sering terjadi berhubungan dengan :
a. Biaya produksi yang tinggi (inefisien).
b. Risiko karena adanya pemogokan karyawannya, akibat kesejahteraan kurang diperhatikan.
c. Pemakaian sumber daya yang tidak seimbang (tenaga kerja banyak).
d. Terjadi kebakaran akibat keteledoran dan kurang kecermatan.
e. Terjadi pencurian atau penipuan karena pengawasan yang kurang baik.
f. Terus menerus mengalami kerugian karena biaya yang terus membengkak serta harga jual tidak berubah.
g. Penempatan tenaga kerja yang kurang tepat sehingga produktivitas kerja menurun.
h. Perencanaan dan desain yang salah, sehingga sulit dioperasionalkan, serta hal-hal yang berhubungan dengan ketatalaksanaan perusahaan.
i. Risiko karena tidak dipercaya oleh perbankan akibat terjadi kredit macet di dalam perusahaan.
Bagaimana mengantisipasi risiko ini ?
Untuk mengantisipasi ini dapat ditempuh berbagai upaya, sebagai berikut :
a. Manajer atau wirausaha menambah tentang pengetahuan tentang
1) Keterampilan teknis (technological skill), terutama yang berkaitan dengan proses produksi yang dihasilkan. Diupayakan memakai metode yang dapat menurunkan biaya produksi (efisien).
2) Kemampuan mengorganisasi (organizational skill), yaitu kemampuan meramu yang tepat dari faktor produksi dalam usaha, mencakup sumber daya modal.
3) Keterampilan memimpin (managerial skill), yaitu kemampuan untuk mencapai tujuan usaha dan dapat dikerjakan dengan baik dan serasi oleh semua orang yang ada pada organisasi. Untuk ini, setiap pemimpin dituntut membuat konsep kerja yang baik (conceptual skill).
b. Membuat strategi yang terarah untuk masa depan
Strategi yang dimaksud meliputi strategi produksi, strategi keuangan, strategi sumber daya manusia, Strategi operasional, Strategi pemasaran dan Strategi penelitian dan pengembangan.
Tujuan dari Strategi ini adalah :
- untuk tetap memperoleh keuntungan,
- hari depan lebih baik dari sekarang (usaha berkembang),
- dan tetap bertahan (survive).
c. Mengalihkan kerugian pada perusahaan asuransi
Dengan konsekuensi setiap saat harus membayar premi asuransi yang merupakan pengeluaran tetap.
Contoh : asuransi kebakaran dan asuransi tenaga kerja
2. Risiko Pasar
Risiko ini terjadi akibat produk yang dihasilkan kurang laku atau tidak laku di pasar. Produk telah menjadi kuno (absolensence) akibat penerimaan (revenue) yang diperoleh terus menurun dan terjadi kerugian. Hal ini akan menjadi bencana usaha yang berakibat usahanya sampai di terminal alias gulung tikar.
Risiko pasar yang lain adalah persaingan. Kegiatan bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan, selalu diamati oleh perusahaan lain (pesaing). Oleh karena itu para bisnis tidak boleh lengah terhadap kegiatan-kegiatan yang sedang berkembang agar tidak berakibat yang fatal karena tindakan para pesaing.
Hal-hal yang merupakan risiko bagi para bisnis yang mengakibatkan barang tidak laku dijual antara lain :
- adanya perkembangan teknologi,
- adanya tindakan atau peraturan baru dari yang berwajib,
- adanya hubungan intern sehingga terjadi pencurian, kecelakaan dan kebakaran.
Bagaimana mengantisipasi risiko ini ?
Upaya yang dapat ditempuh untuk mengantisipasi risiko ini adalah sebagai berikut :
a. Mengadakan inovasi (product inovation), yaitu membuat desain baru dari produk yang disenangi calon pembeli.
b. Mengadakan penelitian pasar (market research) dan memperoleh informasi pasar secara berkesinambungan. Biasanya cara ini memerlukan dana yang besar dan hanya layak untuk perusahaan besar.
3. Risiko Kredit
Adalah risiko yang ditanggung oleh kreditur akibat debitur tidak membayar pinjaman sesuai waktu yang telah disetujui. Sering terjadi produsen menaruh produknya lebih dulu dan dibayar kemudian, atau debitur meminjam uang untuk sebuah usaha tetapi usahanya gagal, akibat timbulnya kredit macet.
Bagaimana mengantisipasi risiko ini ?
Upaya mengantisipasi risiko ini dapat ditempuh melalui :
a. Jangan memberikan kredit kepada sembarang orang, tetapi berikan kredit pada orang yang tepat (bonafit) atau memenuhi syarat sebagai berikut :
1) Dapat dipercaya (character), yaitu watak dan reputasinya telah diketahui.
2) Kemampuan untuk membayar (capacity), hal ini dapat dilihat dari kemampuan/hasil yang diperoleh dari usahanya.
3) Kemampuan modal sendiri yang ditempatkan dalam usaha (capital) sehingga merupakan net personal asset.
4) Keadaan usahanya selama ini (condutions) apakah menunjukkan tren naik mendatar atau menurun.
b. Jangan memberikan pinjaman terlalu besar dan mengevaluasi kredibilitas debitor.
c. Memperhatikan pengelolaan dana debitor jika yang bersangkutan memiliki perusahaan. Yang perlu diperhatikan adalah lembaran neraca, laporan laba/rugi tahunan dan aliran dana setiap tahun.
4. Risiko di Luar Kemampuan Manusia (force mayor)
Risiko ini terjadi di luar kuasa manusia seperti: bencana alam, gempa bumi, tanah longsor, tsunami, kebanjiran. Karena kemungkinan terjadi sangat kecil risiko ini dianggap tidak ada. Untuk mengalihkan risiko ini dapat memanfaatkan jasa perusahaan asuransi.
C. RISIKO WIRAUSAHA
Pada saat memulai usaha, wirausaha biasanya menghadapi risiko (risk) usaha yang besar. Di Amerika Serikat lebih dari 3 juta bisnis baru dimulai tiap tahunnya, dan dua pertiga dari bisnis tersebut bergerak sebagai bisnis/usaha kecil. Rata-rata kegagalan di antara bisnis baru ini cukup mengganggu. Berdasarkan penelitian, 25 sampai 33% usaha kecil mengalami kegagalan selama 2 tahun pertama masa operasinya.
Ada 3 penyebab yang menjadi alasan kegagalan bisnis, yaitu :
1. Mereka Masuk ke Dalam Bisnis Terlalu Cepat
Mereka terjun ke dalam suatu pekerjaan baru yang mengandung risiko tergesa-gesa, tanpa melakukan busnisse plan yang mendalam. Tidak melakukan analisis SWOT, Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Oppurtunities (peluang) and Treath (ancaman).
2. Mereka Kehabisan Uang
Perencanaan/perkiraan kebutuhan kas adalah hal yang paling prioritas dalam bisnis, dalam hal ini kita mempunyai suatu target tanpa keluar dari rencana yang sudah ditentukan, sehingga wirausaha bisa mengontrol anggaran apa saja yang dikeluarkan. Dengan begitu kita tidak akan mengalami faktor kehabisan uang.
3. Kegagalan Perencanaan Jelas Merupakan Suatu Kesalahan
Wirausaha yang tidak menginginkan kegagalan dalam melakukan suatu bisnis, tentunya hal yang didahulukan adalah sebuah perencanaan yang secara nyata dan bisa dikonsep melalui sebuah tulisan. Dengan hal itulah, wirausaha bisa terdorong untuk berorientasikan pada tugas dan hasil untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Ada 4 kategori utama dari alasan kegagalan bisnis adalah :
a. kesalahan perencanaan,
b. rendahnya kualitas manajemen,
c. metode bisnis yang tidak mencukupi,
d. kurangnya dana atau modal.
Di samping risiko bisnis wirausaha juga akan menghadapi :
1. Risiko Finansial
2. Risiko Karier
3. Risiko Keluarga dan Sosial
D. ANALISIS RISIKO USAHA
Apabila kita tekun dan ulet serta berani belajar dari kegagalan niscaya suatu saat kita akan sukses. Analisis risiko usaha dapat digambarkan sebagai berikut :
Dari gambar di atas dapat dijelaskan bahwa apabila peluang usaha diambil, akan mengakibatkan terjadi keberhasilan usaha atau sebaliknya risiko usaha. Risiko usaha dapat berupa kemerosotan financial dan pengalaman buruk. Dan kedua risiko ini, apabila kita mau belajar dan kerja keras/ulet maka suatu saat akan memperoleh keberhasilan.
Kemungkinan-kemungkinan bertahannya seseorang wirausahawan tetap hidup dalam menghadapi risiko terburuk antara lain :
1. Memperbaiki usaha, memperbaiki tampilan, mengganti nama, mengganti personil, melengkapi alat-alat, mengganti stretegi pemasaran, memperbaiki cara produksi/cara kerja, dan lain-lain.
2. Melakukan alih usaha berpindah dari usaha yang satu ke usaha yang lain yang memungkinkan, misalnya dari bengkel umum ke bengkel khusus, warung bakso ke warung makan, dan lain-lain.
3. Pindah tempat. Bisa jadi suatu usaha tidak/kurang berhasil karena faktor tempat yang kurang strategis, atau karena di dekatnya ada usaha sejenis yang lain yang lebih kuat.
4. Mencari investor untuk berinvestasi : mencari orang yang memiliki dana untuk menginvestasikan uangnya dengan kompensasi-kompensasi tertentu, misalnya bagi hasil kalau sukses.
5. Meminta pihak lain untuk mengakuisi : meminta pihak lain untuk membeli sebagian besar saham.
Risiko usaha yang ada tidak untuk ditakuti ataupun dicemaskan secara berkepanjangan sehingga akan memperlambat kemajuan usaha. Risiko usaha perlu dikenali, untuk selanjutnya diantisipasi dengan baik. Persiapan dan membuat perhitungan yang matang, mengurangi resiko usaha yang berakibat kerugian usaha.
E. EVALUASI TERHADAP RISIKO
Sebagaimana diuraikan di atas bahwa apabila risiko tidak diperhitungkan dengan teliti dan cermat akan berdampak pada kegagalan dalam bisnis. Oleh karena itu sebelum membuat keputusan untuk mengambil suatu risiko, sebaiknya dilakukan evaluasi yang mendalam atas risiko tersebut dan seberapa besar manfaat yang bisa diperoleh apabila risiko berhasil ditanggulangi. Berikut ini adalah sejumlah pertanyaan yang dapat dimanfaatkan oleh wirausaha sebelum memutuskan untuk mengambil risiko :
1. Apakah risiko yang mungkin terjadi sepadan dengan hasil usaha tersebut ?
Jika usaha bersifat untung-untungan (gambling) maka kemungkinan rugi lebih besar. Untuk mengantisipasi masalah ini, sebaiknya sebelum memulai usaha melakukan study kelayakan untuk memperhitungkan risiko tersebut.
2. Bagaimana risiko itu dapat dikurangi ?
Wirausaha harus bertindak efisien dengan mengurangi pengeluaran dana yang ada kaitannya langsung dengan produksi. Dalam usaha yang masih kecil misalkan restoran “Ayam Panggang Kalasan” tidak perlu membuat fasilitas lapangan tenis atau kolam renang. Bertindak yang efektif menyebabkan sasaran yang dituju akan mudah dicapai.
3. Personalia yang bagaimana yang dapat mengurangi risiko ?
Dalam menyiapkan sumber daya manusia haruslah mempunyai kompetensi/keahlian sesuai dengan bidangnya, sehingga menghasilkan tenaga yang mempunyai produktivitas tinggi, ada pepatah menyatakan “the right man on the right place”. Untuk meningkatkan produktivitas kerja setiap karyawan perlu dididik, dilatih, ditatar secara formal, informal maupun non formal.
4. Apakah Anda takut dalam mengambil risiko ?
Sikap jiwa yang pesimis pasti ada faktor takut. Tapi bagi seorang yang berjiwa wirausaha harus selalu berpikir positif (positif thinking) yaitu optimis, resiko itu ibaratnya sebuah tantangan. Ibarat nelayan yang ingin menangkap ikan yang besar, ia harus berani menghadapi gelombang laut yang terbuka. Meskipun demikian, keberanian tersebut harus diperhitungkan. Jika resiko telah melampaui 50% maka kita telah memasuki gelanggang judi.
5. Persiapan apa yang Anda lakukan sebelum mengambil risiko ?
Yang utama ialah kesiapan sebagai pemimpin yang harus memiliki berbagai keterampilan dalam bidang usaha. Selanjutnya haruslah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terjadi untuk seterusnya. Yang lebih penting lagi setelah kemungkinan risiko yang terjadi diperhitungkan, untuk selanjutnya harus diikuti dengan keyakinan dan semangat tanpa mengenal menyerah.
Tugas :
1. Carilah makalah di internet yang berhubungan dengan risiko usaha !
2. Diskusikan makalah tersebut dengan pertanyaan di bawah ini :
a. Bagaimana Anda dapat menilai, bahwa suatu kegiatan itu riskan (mengandung resiko) ?
b. Bagaimana cara mengevaluasi resiko yang ada ?
c. Bagaimana wirausaha berani mengambil risiko ?
Latihan :
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas !
1. Apa yang Anda ketahui tentang pengertian risiko ?
2. Jelaskan pendapat Anda mengapa dalam dunia usaha itu penuh risiko !
3. Sebutkan penyebab-penyebab adanya risiko dalam kegiatan bisnis !
4. Mengapa risiko perlu dianalisis ?
5. Apa yang terjadi jika dalam berwirausaha tidak mau menanggung risiko ?
6. Sebutkan karakteristik risiko !
7. Apa yang dimaksud dengan risiko teknis ?
8. Mengapa kita harus mempunyai tujuan dan strategi dalam mengantisipasi risiko sehingga tercapai ke arah masa depan yang lebih baik ?
9. Hal-hal apa saja yang merupakan risiko bagi bisnis yang mengakibatkan barang tidak laku dijual ?
10. Persiapan apa yang Anda lakukan sebelum mengambil risiko ?
Uji Kompetensi
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d atau e di depan jawaban yang benar !
1. Sesuatu yang selalu dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya sesuatu yang merugikan yang tidak diduga atau tidak diinginkan disebut ……
a. risiko d. keputusan
b. masalah e. dampak
c. solusi
2. Seorang wirausaha yang penuh optimis menganggap risiko sebagai ……
a. tantangan d. peluang
b. kendala e. motivasi
c. ancaman
3. Yang bukan merupakan risiko usaha yaitu ……
a. pemakaian sumber daya yang tidak seimbang
b. terjadinya kebakaran
c. asuransi
d. mengalami kerugian
e. biaya produksi yang tinggi
4. Wirausaha menginvestasikan sebagian besar semua kekayaannya dalam bisnis termasuk risiko ……
a. karier d. finansial
b. keluarga e. jabatan
c. sosial
5. Wirausaha meninggalkan pekerjaan yang aman untuk suatu pekerjaan yang mengandung risiko dengan masa depan yang penuh ketidakpastian termasuk risiko ……
a. keluarga d. finansial
b. karier e. jabatan
c. sosial
6. Ibaratnya membuat resep masakan bagaimana agar rasanya enak, murah dan disenangi oleh konsumen merupakan kemampuan …….
a. mengorganisasi d. berteknologi
b. bertindak e. modern
c. leadership
7. Di bawah ini yang bukan merupakan contoh risiko teknik (kerugian) adalah ……
a. biaya produksi yang tinggi
b. meninggalkan pekerjaan yang aman
c. pemakaian sumber daya yang tidak seimbang
d. penempatan tenaga kerja yang kurang tepat
e. perencanaan desain yang salah
8. Risiko yang ditanggung kreditur akibat debitur tidak membayar pinjaman sesuai waktu yang telah ditetapkan, wirausaha mengalami risiko ……
a. kredit d. risiko kepercayaan
b. pasar e. risiko di luar kemampuan manusia
c. teknis
9. Yang bukan merupakan risiko teknis ……
a. biaya produksi tinggi
b. terjadinya kebakaran akibat keteledoran
c. desain yang salah kaprah
d. terjadinya pencurian akibat pengawasan kurang baik
e. market research
10. Penempatan tenaga kerja yang kurang tepat sehingga produktivitas kerja menurun merupakan risiko ……
a. SDM d. usaha
b. teknis e. pasar
c. kredit
11. Resiko yang selalu dihadapi oleh wirausaha, cara menanggulangi melalui ……
a. asuransi d. usaha yang menggunakan modal sedikit
b. pengajuan kredit e. usaha kecil-kecilan
c. menambah modal
12. Dengan meninggalkan pekerjaan yang aman (pegawai negeri) untuk suatu pekerjaan yang mengandung risiko dengan masa depan yang penuh ketidakpastian (wirausaha) termasuk risiko ……
a. sosial d. finansial
b. keluarga e. usaha
c. karier
13. Upaya mengantisipasi risiko kredit dengan mengetahui keadaan usaha adalah syarat ……
a. capacity d. collateral
b. character e. capital
c. condition
14. PT. Yamaha Motor mengeluarkan terobosan baru dengan desain yang sporty dan model mesin yang otomatis juga sehingga bisa mempertahankan kesinambungan dalam bisnis otomotif dan bisa mendongkrak permintaan konsumen terhadap produk tersebut. Ilustrasi tersebut menggambarkan PT. Yamaha Motor sudah mengantisipasi risiko dalam hal pengadaan ……
a. penelitian pasar (market research) d. inefisien
b. inovasi (product innovation) e. managerial skill
c. conceptional skill
15. Memutuskan keluar dari status karyawan, dan melakukan membuka usaha sendiri di bidang souvenir & gift, supermarket, garmen merupakan resiko ……
a. karier d. jabatan
b. financial e. bersama
c. force mayer
16. Di bawah ini yang bukan merupakan upaya-upaya yang ditempuh manajer/wirausaha untuk mengantisipasi risiko dalam bidang penambahan pengetahuan, adalah ……
a. keterampilan teknis d. jawaban a, b dan c benar
b. keterampilan mengorganisasi e. semua jawaban benar
c. keterampilan memimpin
17. Upaya untuk bisa mengalihkan risiko di luar kemampuan manusia seperti bencana alam, tsunami, gempa bumi, banjir dan tanah longsor yaitu dengan ……
a. main gambling
b. asuransi
c. pasrah
d. tidak membangun di tempat yang berbahaya
e. study kelayakan
18. Apabila suatu perusahaan mengalami penurunan produk akibat tingginya harga bahan baku, mengakibatkan mengalami risiko ……
a. produksi d. intern
b. keuangan e. ekstern
c. pemasaran
19. Berikut ini yang termasuk risiko ekstern adalah ……
a. adanya persaingan yang lebih bagus
b. gempa bumi dan kebakaran
c. saluran distribusi macet
d. penurunan produk macet
e. piutang yang tak tertagih
20. Akibat gempa bumi yang disertai tsunami di Provinsi Aceh dapat merusak tempat usaha termasuk risiko ……
a. intern d. force majuer
b. ekstern e. antar fungsi
c. produk
21. Memberikan kredit jangan pada sembarang orang. Berikut ini yang bukan syarat-syaratnya…
a. character d. conditions
b. capacity e. capable
c. capital
22. Untuk meningkatkan produktivitas karyawan sebaiknya wirausahawan memberikan karyawan ……
a. pendidikan d. kursus keterampilan
b. diklat e. bonus
c. seminar
23. Bagi seorang wirausaha yang berpikir positif (optimis), risiko justru menjadi ……
a. traumatis d. peluang
b. tantangan e. apatis
c. hambatan
24. Penyebab yang menjadi alasan dalam kegagalan bisnis adalah ……
a. menginvestasikan uang di bank berlebihan
b. masuk dalam dunia bisnis terlalu cepat dan tergesa-gesa
c. perencanaan sudah dibuat terlebih dahulu
d. manajemen usaha terselenggara dengan baik
e. semua jawaban benar
25. Karyawan perusahaan perlu diasuransikan untuk tujuan mengurangi ……
a. tuntutan dari karyawan
b. kerugian dalam bisnis
c. pekerjaan yang tidak produktif
d. mengurangi demonstrasi para karyawan
e. resiko kerugian yang akan terjadi
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar !
1. Sebutkan contoh resiko teknis !
2. Bagaimana cara mengantisipasi adanya risiko pemasaran ?
3. Sebutkan 3 sebab mengapa usaha itu mengalami kegagalan !
4. Wirausaha akan selalu menghadapi risiko. Sebutkan macam-macam resiko usaha yang Anda ketahui !
5. Bagaimana cara mengurangi risiko usaha ?
6. Bagaimana cara mengurangi risiko dalam bidang personalia ?
7. Di samping resiko bisnis, wirausaha akan menghadapi risiko apa saja ?
8. Sebutkan upaya-upaya mengantisipasi risiko kredit !
9. Apa yang dimaksud dengan kemampuan-kemampuan mengorganisasi ?
10. Sebutkan macam-macam asuransi untuk bisa menghindari risiko dalam bisnis !
Senin, 10 Mei 2010 07:00 Admin
Kunci sukses meraih keberhasilan, ditentukan oleh komitmen, dalam bingkai kebersamaan menuju arah tujuan yang telah ditetapkan. Komitmen (commitment) merupakan wujud kebersamaan, saling menghargai dan menghormati potensi masing-masing individu.
Komitmen adalah janji atau kesanggupan yang pasti untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu (LAN 2005). Komitmen dapat juga diartikan sebagaisebuah janji/kesanggupan dengan kesadaran dan keikhlasan yang keluar dari hati, atau suatu prilaku bathiniah yang sangat luhur, berorientasi kepentingan orang banyak dalam kebersamaan yang merupakan kesanggupan yang pasti untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam tim atau organisasi.
Kebersamaankata kunci yang menyertai komitmen, sehingga tidak ada komitmen apabila tidak ada kebersamaan. Janji dalam kebersamaan sangat indah diucapkan tapi sulit untuk dilaksanakan. Kebersamaan akan membawa hikmah yang besar bukan saja untuk individu tapi juga untukorganisasi. Bisa dibayangkan apabila dalam satu organisasi, individu yang menonjol, maka yang nampak adalah egoisme, masing-masing mementingkan diri sendiri, tidak menghormati hak orang lain.
Oleh karena itu tujuan membangun komitmen, adalah untuk mengurangi atau menghilangkan sama sekali egoisme yang melekat pada diri masing-masing individu sebagai anggota organisasi, agar hidup dalam kebersamaan, saling menghormati, saling menghargai potesi yang dimiliki masing-masing untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Widyaiswara merupakan satu tim tenaga fungsional yang merupakan salah satu soko guru utama dalam kediklatan. Oleh karena itu dapat dipastikan, keberhasilan diklat tidak akan terwujud, manakala widyaiswara yang merupakan salah satu sokoguru tersebut tidak profesional dan tidak kapabel dalam melaksanakan tugas pokoknya.
Keberhasilan suatu diklat ditentukan kualitas keluaran (output). Sumber daya manusia yang merupakan aset insani apabila setelah mengikuti diklat menjadi aparatur yang berkualitas. Salah satu indikatornya yaitu, dapat melakukan penyesuaian diri dalam kancah persaingan di era globalisasi dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Para penyelenggara diklat hendaknya memahami betul makna komitmen, terlebih widyaiswara, karena setiap individudengan latar belakang yang berbeda, memilki potensi yang dapat disatukan, untuk dikembangkan dalam bentuk kreativitas dan inovasi dalam kebersamaan menuju goal yang telah ditetapkan.
Visi adalah harapan, cita-cita atau keinginan bersama, sedangkan misi merupakan upaya agar visi yag telah ditetapkan tercapai melalui langkah-langkah yang diprogramkan pada kurun waktu tertentu. Karena widyaiswara merupakan satu tim tenaga fungsional seyogiayanya memiliki rumusanvisi dan misi. Maksudnya agar widyaiswara memiliki pedoman arah yang akandituju bersama, yang mendukung misi Pusdiklat.Sebut saja Visi widyaiswara Kementrian Agama adalah “Terwujudnya Widyaiswara yang Profesional, Unggul dan Kompetitif”
Visi tersebut merupakan tujuan (goal) yang dicita-citakan yang merupakan arah yang dituju dalam membangun komitmen. Komitmen adalah janji yang merupakan wujud kebersamaan, diharapkan dapatmerubah pola fikir (mineset), dimanifestasikan dalam merubah sikap dan prilaku egoisme, menjadi sikap dan prilaku kebersamaan.
Cara membangun kerjasama tim, atau membangun kerja sama dalam organisasi, sebagaimana yang ditulisMaxi-Plus (2007), tips dalam interpersonal relationship menurut Pal-Gunadi T Setyawan dalam bukunya Daun yang Berserakan, ada empat hal, yaitu; 1) Peka/simpati/empati, yaitu memilki kepekaan terhadap orang lain, terutama ketika orang lain mendapat musibah, 2) peduli/perhatian, yaitu peduli terhadap orang lain artinya mengakui eksistensi atau keberadaan orang tersebut disekitar kita, 3) positif/ berfikir positif (tidak berburuk sangka), berfikir positif membuat kita secara psikologis menjadi tenang, 4) partisipatif/proaktif, kita harus berpartisipasi secara aktif.
Komitmen hendaknya dibangunmengarah kepada tujuan atau goal yang telah ditetapkan yang dikemas dalam visi. Apabila sekelompok orang, dengan berbagai keahliannyauntuk bekerja dalam satu tim tapi tidak memilki tujuan (goal) yang dituangkan dalam visi, maka komitmen tersebut tidak akan mencapai sasaran yang dinginkan.
Orang dengan komitmen tinggi berarti memiliki prinsip-prinsip dalam usaha menjalankan peran dan kedudukannya. Prinsip-rinsip tersebut berkaitan dengan sikap, intelektual, dan persaudaraan. Prinsip yang berkaitan dengan sikap meliputi; sikap mental positif, sikap pengambil inisiatif, sikap disiplin. Prinsip yang berkaitan dengan intelektual, meliputi; visi yang kreatif, perhatian yang terkendali, dan berfikir secara akurat. Prinsip yang berkaitan dengan persaudaraan, meliputi ; kerja tim, penyatuan potensi, kepastian tujuan dan sasaran. (http:sdmatr,wordpress.com/2007/11/01/membangun-komitmen)
Kunci sukses mencapai tujuan yang dicita-citakan, ditentukan oleh semangat kebersamaan, saling menghargai dan menghormati potensi masing-masing individu.
ST12 adalah grup musik beraliran musik Melayu. ST12 didirikan di Bandung oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokal), dan Iman Rush (gitar).
Awalnya, keempat personel ini tak saling kenal, meski mereka telah lama berkecimpung di dunia musik. Mereka mulai akrab setelah sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Mereka pun akhirnya resmi mendirikan ST12 pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz.
Meski keempat personel ini memiliki aliran musik favorit yang berbeda, Charly menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock, namun mereka kompromi untuk membuat ST12 beraliran melayu.
ST12 terpaksa merilis album perdana mereka melalui jalur independent (indie) karena tak ada label yang mau menampung mereka. Sayang, pada bulan Oktober 2005, saat tur promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecah pembuluh darah di otak.
Trinity Optima Production mulai melirik ST12 setelah album perdana, JALAN TERBAIK (2005), meraih sukses. Album kedua, P.U.S.P.A (2008) yang didedikasikan untuk Iman, dirilis di bawah label Trinity.{STSeti/febri}
Charly (vokal) merupakan grup band asal Bandung yang meroket pamornya lewat hit Aku Masih Sayang, di album kedua ini mereka tidak hanya sekadar mempertahankan konsep bermusik pop bercorak Melayu yang terasa easy listening.
”Tetapi dari 12 lagu yang ada di album kedua, kita mencampurkan beberapa aliran musik, seperti disko, reggae dan akustik,” kata Pepep, drummer sekaligus pemrakarsa terbentuknya ST 12, saat berbincang dengan Republika di Jakarta, Senin (12/5)......
Meski menyisipkan corak ‘asing’, Pepep menegaskan bukan berarti mereka meninggalkan identitas musikal ST 12 yang dikenal sebagai pengusung musik pop-Melayu. ”Kita hanya ingin mengambil segmentasi pendengar yang lebih luas,” kata musisi ini menerangkan seputar penyisipan musik disko dan reggae di album kedua ST 12.
”Harus kita sadari bahwa orang punya cara dan selera yang berbeda dalam menikmati musik. Ada yang butuh musik menghentak, mellow, atau minimalis ornamen yang mengedepankan harmonisasi. Semua itu yang kita suguhkan di album kedua ini,” kata Pepep menjelaskan kembali.
Sementara Charly van Houtten, vokalis ST 12, menambahkan bahwa warna musik disko dan reggae yang hadir d album kedua masih tetap mengedepankan identitas musikalisasi grup musik ini.
”Tetap ada unsur Melayunya,” kata pria yang memiliki cengkok vokal Melayu ini.
Charly mengungkapkan lagu yang dihadirkan dalam versi disko berjudul Cinta Jangan Dinanti-nanti. Selanjutnya tembang bertajuk Saat Kau Jauh (S.K.J) dikemas secara reggae. Selain kedua lagu tadi, masih ada dua lagu lagi yang dihadirkan dalam konsep baru ST 12. Kedua lagu tersebut berjudul saat terakhir dan Cinta Tidak Direstui. ”Keduanya kita hadirkan dalam konsep slow akustik. Artinya kita tidak hanya menghadirkan permainan akustik itu sebagai pembukanya saja, tetapi disajikan secara full akustik.”
Single andalanUntuk album kedua ST 12 justru menempatkan single berjudul Puspa sebagai lagu andalannya. Puspa ini merupakan kependekan dari Putuskan Saja Pacarmu. Tembang ini, kata Pepep, masih tetap ST 12 banget. ”Musikalisasinya masih tetap warna musik ST 12 asli dan masih terus dipertahankan. Saat orang mendengar lagu ini, maka mereka akan bisa mengenali bahwa ini adalah ST 12.”
Sebagai lagu andalan, Trinity Optima Production selaku label recording tempat ST 12 bernaung, secara khusus langsung membuatkan video klip untuk single Puspa. Dalam video klip ini dihadirkan aktris Luna Maya sebagai modelnya.
Charly menceritakan peran Luna dalam video klip Puspa ini sebagai perempuan yang sudah memiliki kekasih. ”Tetapi saya menyuruh dia agar memutuskan pacarnya, lalu saya meminta kepada dia untuk bilang I Love You kepada saya,” kata pria ini sambil tersipu malu saat menceritakan konsep dari video klip Puspa ini.
Sementara, Luna Maya, yang duduk di dekat ketiga personel ST 12, menjelaskan tentang perannya di video klip terbaru ST 12. ”Ini kan tuntutan profesionalisme kerja saja,” katanya singkat.
Untuk video klip Puspa ini, ST 12 dan Trinity memberikan kepercayaannya kepada sutradara Guntur. Clippers muda ini sebelumnya pernah menggarap video klip ST 12 yang berjudul Rasa yang Tertinggal. Sementara itu debut album ST 12 yang dilansir tiga tahun silam berjudul Aku Tak Sanggup Lagi menorehkan prestasi penjualan lebih dari 300 ribu keping.
Berkat penjualan tersebut, pihak Trinity memberikan penghargaan double platinum kepada grup yang menyingkat ST 12 dari nama lokasi di kawasan Bandung, yakni Stasiun Timur Nomor 12.
Walau kehilangan seorang personel, ST12 mampu bertahan dan mendulang sukses di album perdananya. Ciri khas ST 12 yang membawakan lagu melayu memang terasa mantap dibawakan Charly, sang vokalis, memang menjadikan ST12 band yang berkarakter.
album kedua ST12 ini banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Kuping orang Indonesia mudah menyerap lagu-lagu dari ST12. Terbukti dalam waktu tiga bulan saja band ini berhasil menggondol Double Platinum. Selain copy albumnya menembus angka penjualan 150 ribu, RBT-nya pun diunduh sebanyak 1 juta.Kenang Iman Rush
JAKARTA INDONESIA,
KESETIAKAWANAN menjadi pedoman yang dipegang teguh oleh kelompok musik pop asal Bandung, ST12, ini dibuktikannya (Jumat, 4 Juli 2008), di Jakarta. Lewat acara launching album terbaru mereka bertajuk “PUSPA”, ST12 mencurahkan perasaannya kepada penonton tentang mendiang kawannya yang telah meninggal dunia, Iman Rush.
ST12 adalah grup band yang memiliki formasi awal dengan empat personel; Charly (vokal), Pepep (dram) dan Pepeng (gitar),dan Iman Rush (gitaris). Setelah ditinggal Iman Rush, ST12 tetap eksis berkarya dengan dukungan beberapa personal tambahan (additional player).
Dalam album teranyarnya, ST12 mengandalkan tembang “PUSPA” dan “Saat Terakhir” untuk meraih hits diblantika musik Indonesia. Diakui Charly, lagu “Saat Terakhir” merupakan persembahan ST12 untuk kawan mereka yang telah meninggal, Iman Rush.
Dalam konser sekaligus launching semalam, tak bisa dipungkiri, personel ST12 larut dalam kesedihan. Pemicunya adalah lagu “Saat Terakhir” yang membuat sang Vokalis meneteskan air mata.
Sebenarnya lagu “Puspa” bukan lagu dengan intonasi lambat dan mendayu-dayu, seperti kebanyakan lagu sedih. Lagu Puspa yang dibawakan sempurna oleh ST12 memiliki irama riang ala chacha. Liriknya pun jenaka. Simak saja syairnya; “Jangan jangan kau menolak cintaku, jangan-jangan kau tak trima cintaku. Putuskanlah saja pacarmu, lalu bilang I Love You padaku,” begitu penggalan lirik bagian reffrain lagu itu.
Bagi seluruh personel ST12, Iman Rush adalah sosok yang baik dan setia kawan. “Iman adalah pedoman hidup dan inspirator kami,” ujar Pepep.{STSETIA/FEBRI}